min 1 PENGERTIAN PENILAIAN BERBASIS KELAS | اَهْــــلاً وَ سَــــهْــلاً اَيُّــــهَا الْإِخْـــــوَى فِى اللهِ
Headlines News :
Home » » PENGERTIAN PENILAIAN BERBASIS KELAS

PENGERTIAN PENILAIAN BERBASIS KELAS

Written By Azdyana Ansud on Kamis, 27 Februari 2014 | 17.51.00

Pengertian Penilaian Berbasis Kelas Banyak Dikemukakan Oleh Para Ahli. Secara etimologis kata “evaluasi” adalah suatu proses penentuan nilai, penentuan kekuatan dari sesuatu atau seseorang yang sifatnya menyeluruh sehingga mutu dari sesuatu atau seseorang itu dapat diketahui. Penilaian dalam arti luas adalah suatu proses merencanakan, memperoleh dan menyediakan informasi yang sangat diperlukan untuk membuat alternatif keputusan. berdasarkan pengertian tersebut maka kegiatan penilaian merupakan suatu yang sengaja direncanakan untuk memperoleh informasi atau data berdasarkan data tersebut kemudian dicoba untuk membuat suatu keputusan.
Menurut Dr. Sumarna Surapranata dan Dr. Muhammad Hatta memberikan pengertian penilaian berbasis kelas yaitu proses pengumpulan dan penggunaan informasi dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan oleh guru untuk menetapkan tingkat pencapaian dan penguasaan peserta didik terhadap tujuan pendidikan yang telah ditetapkan yaitu standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator pencapaian belajar yang terdapat dalam kurikulum.
Penilaian berbasis kelas menurut Depdiknas yaitu kegiatan pengumpulan informasi tentang proses dan hasil belajar peserta didik untuk mengetahui tingkat penguasaan kompetensi yang ditetapkan. Penilaian berbasis kelas bersifat internal, yaitu hanya dilakukan oleh guru yang bersangkutan. Penilaian tersebut merupakan bagian dari kegiatan belajar mengajar sebagai masukan bagi peningkatan mutu hasil belajar.
Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian penilaian berbasis kelas merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran, untuk mengetahui tingkat kemampuan berfikir, minat, sikap dan kepribadian peserta didik. Jika penilaian berbasis kelas dikaitkan dengan bidang studi PAI, maka penilaian yang dilakukan guru diharapkan dapat memberikan keseimbangan pada tiga ranah, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Untuk dapat mengetahui ketiga ranah tersebut, jenis dan bentuk penilaian yang digunakan guru harus sesuai dengan kompetensi yang terdapat dalam kurikulum.
Dalam pelaksanaannya penilaian berbasis kelas dilakukan secara terpadu dengan proses pembelajaran. Penilaian berbasis kelas dapat berbentuk tes tertulis, tes perbuatan, pemberian tugas, penilaian kinerja (performance assessment), penilaian proyek, penilaian hasil kerja peserta didik (product assessment), penilaian sikap dan penilaian portofolio.  Jenis penilaian yang dilakukan guru harus memenuhi standar validitas dan reliabilitas agar proses dan hasil sesuai dengan apa yang diharapkan dalam kurikulum 2004.
Share this post :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

Printfriendly